Pulau Kumala Kini: Antara Nostalgia Kereta Gantung dan Potensi Eco-Wisata yang Terbengkalai
Pulau Kumala di Tenggarong menyimpan nostalgia kereta gantung yang legendaris, namun potensi eco-wisatanya masih terbengkalai di tahun 2025. Bagaimana kondisi terkini dan harapan ke depannya?
Ringkasan Cepat (Key Facts)
- Kereta gantung Pulau Kumala beroperasi terbatas hanya pada akhir pekan sejak 2025.
- Tiket masuk Pulau Kumala tahun 2026 Rp15.000/orang, belum termasuk biaya tambahan aktivitas.
- Fasilitas seperti waterpark dan area berkemah kurang terawat, pengunjung turun 40% dibanding 2023.
- Pemerintah setempat menganggarkan revitalisasi tahap awal senilai Rp8 miliar untuk 2026.
- Komunitas lokal mulai inisiatif bersih-bersih dan pengembangan homestay berbasis sungai.
Nostalgia Kereta Gantung yang Kini Sepi
Suara derit besi kereta gantung Pulau Kumala masih terdengar sayup, mengingatkan pada masa kejayaannya di awal 2000-an. Tahun 2025, wahana ikonik ini hanya beroperasi Sabtu-Minggu dengan antrean yang tak lagi panjang. 'Dulu bisa 2 jam antre, sekarang 15 menit langsung naik,' kata Arif, penjaga tiket yang bekerja sejak 2018. Tarifnya Rp50.000/pp untuk rute pulang-pergi melintasi Sungai Mahakam, tapi banyak pengunjung mengeluh tentang cat yang mengelupas di kabin.
Ekosistem yang Mulai Pulih tapi Tak Terkelola
Di balik cerita suram infrastruktur, alam Pulau Kumala menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Burung raja udang kembali terlihat di rawa-rawa bagian timur, dan komunitas pecinta alam Tenggarong rutin menanam mangrove setiap bulan. Sayangnya, jalur tracking yang dibangun 2024 terputus di tengah jalan. 'Kami sudah pasang papan interpretasi flora-fauna, tapi vandalisme dan kurang perawatan membuatnya sia-sia,' ujar Devi, aktivis lingkungan setempat.
Harapan di Tengah Anggaran yang Tertunda
Rencana Pemkab Kutai Kartanegara untuk membangun sky bike dan canopy walk di 2026 menuai skeptisisme. 'Proyek 2022 saja belum tuntas,' protes H. Amir, pedagang di dermaga. Namun ada titik terang: kelompok pemuda Desa Melintang mulai mengembangkan paket wisata memancing ikan baung dengan harga Rp75.000 termasuk makan siang. Mereka juga merintis homestay terapung sederhana berbiaya Rp200.000/malam, alternatif bagi pengunjung yang ingin merasakan sunrise di sungai.
Orang Juga Bertanya
Apa daya tarik utama Pulau Kumala di tahun 2026?
Kereta gantung tetap menjadi ikon utama, ditambah spot foto di bekas waterpark yang unik. Sunset di dermaga juga mulai populer di kalangan fotografer.
Apakah ada transportasi umum ke Pulau Kumala dari Tenggarong?
Ya, perahu motor dari Pelabuhan Tenggarong beroperasi 07.00-17.00 WITA dengan tarif Rp10.000/pp (2026). Parkir mobil di dermaga Rp5.000.
Aktivitas keluarga apa yang masih layak dilakukan di sini?
Bersepeda keliling pulau (sewa Rp25.000/jam) atau piknik di area terbuka. Hindari kolam renang karena kerusakan sistem filtrasi.
Kapan waktu terbaik berkunjung?
Juni-Agustus saat air sungai surut, memungkinkan eksplorasi lebih luas. Bawa topi dan air minum karena minim kios makanan sejak 2025.